BLOG URANG SAMBAS

Nak Browsing sepuasnye Akses Sosial Media Labeh Capat dan sian batasnye?

Kinni tok kite bise dapatkan iye semuenye dengan belangganan paket Internet Super Unlimited di Jaringan Kuat dan Hemat XL

Kuota Xtra Basar, Mase Aktif Xtra Panjang, Internetan Xtra Lancar

Baru! XL kinni tok ngaderkan paket internet Xtra On untok kite pelanggan XL supaye Internetan labeh puas dengan mase aktif yang lamak

Betawak Ngakal-ngakal

Begabonglah dengan ribuan anggota Di Grup Facebook cerite sambas, kite betawak same-same, belajar same-same

Tatap ngabbut dan murah di jaringan 3G

Walau BBM naik, internetan kite tatap harus lancar, walaupun juak di jaringan 3G, udah laju, tatap murah

Bosan dengan buffering yang sering terjadi ? Tenang, sebentar lagi XL menghadirkan teknologi 4G LTE di Indonesia.

Mau tau bagai mana 4 Lite , pertama di indonesia, dan cari tau tentang produk XL terbaru? lansung saja kunjungi wabnya

Sunday, 1 February 2015

5 Fakta tentang Sambas yang harus diketahui dan jarang di ekpose


1.     SAMBAS


Asal kata  SAMBAS adalah
Versi Pertama:
KATA Sambas konon berarti "tiga bangsa", berasal dari sam atau tiga dan bas atau bangsa. Tiga suku atau bangsa yang dimaksud adalah Melayu, Dayak, dan Tionghoa. Hingga kini memang tiga etnis itulah yang dominan, Melayu (49,1 persen), Dayak (19,86 persen), Tionghoa (17,73 persen), selebihnya berbagai suku lainnya.

Versi Kedua:
Mengartikan Sambas sebagai tiga sungai, yaitu Sungai Sambas Kecil, Sungai Teberau, dan Sungai Subah.


2.     LUAS KAB. SAMBAS LEBIH LUAS DARI PADA IBU KOTA JAKARTA


Kabupaten Sambas dengan luas wilayah 6.395,70 km2 atau 639.570 ha (4,36% dari luas wilayah Propinsi Kalimantan Barat), Sedangkan luas wilayah  Ibukota Jakarta 661,52 km². Kabupaten Sambas merupakan wilayah Kabupaten yang terletak pada bagian pantai barat paling utara dari wilayah propinsi Kalimantan Barat. Panjang pantai ±128,5 km dan panjang perbatasan negara ±97 km. Dilihat dari letak geografisnya
Kabupaten Sambas terletak diantara 1’23” Lintang utara dan 108’39” Bujur Timur. Dengan batas administratif :
• Sebelah Utara berbatasan dengan : Malaysia Timur (Sarawak)
• Sebelah Selatan berbatasan dengan : Kota Singkawang
• Sebelah Timur Berbatasan dengan : Kabupaten Bengkayang
• Sebelah Barat Berbatasan dengan : Laut Natuna
Wilayah administratif Sambas meliputi 19 (Tahun 2008) Kecamatan yaitu kecamatan Sambas, kecamatan Sebawi , kecamatan Tebas, kecamatan Semparuk, kecamatan Pemangkat, kecamatan Salatiga, kecamatan Selakau, kecamatan Selakau Timur, kecamatan Tekarang, kecamatan Jawai, kecamatan Jawai Selatan, kecamatan Sajad, kecamatan Sejangkung, kecamatan Paloh, kecamatan Teluk Keramat, kecamatan Tangaran, kecamatan Subah, dan kecamatan Sajingan Besar dengan desa keseluruhan berjumlah 183 desa.



3.     OTAR - OTAR


Otar – otar adalah seni olahraga yang sudah ada sejak zaman kerajaan Sambas yang berada di Dusun Kota Lama, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Dengan rajanya yang terkenal dalam catatan sejarah yaitu Ratu Sepudak. Otar – otar pada masa kerajaan merupakan olahraga beladiri yang dimainkan oleh para prajurit dan para pengawal kerajaan dan sampai saat ini masih dilestarikan masyarakat kota lama. Secara hierarki otar otar diciptakan oleh “Bujang Neker” yaitu pada tahun 1762. Otar - otar merupakan hasil gabungan silat, kuntau dan tari yang pada waktu itu sudah ada di masyarakat. Menurut cerita, nama silat ini merupakan hasil semedi dihutan selama beberapa hari. Oleh sebab itu Bujang Neker pun teringat dengan tameng yang dipakai oleh pengawal Ratu Sepudak yang dilengkapi dengan tombak, karena tameng pada waktu itu dapat diputar-putar. Saat itulah silat hasil karyanya diberi nama silat otar – otar . Tameng yang dapat berputar – putar ditangan oleh Bujang Neker dijadikan benda yang dapat melekat di tangan dengan 2 buah besi yang berbentuk setengah lingkaran. Dalam melaksanakan permainan silat otar – otar selain dilengkapi dengan tameng pemain juga dilengkapi dengan rotan sebagai alat pemukul dan untuk menyemarakkan tarian permainan diiringi dengan tabuhan gendang, gong, disertai dengan pembacaan mantra-mantra.

Gerakan dalam silat otar-otar :
1.Gerakan Balabat : Untuk menangkis serangan anak panah lawan.
2.Jurus Tanam Tebu
3.Jurus Paras Gantang
4.Jurus Sarung Gunting
5.Pukulan Cakak  :
 - Cakak Kucing
 - Cakak Harimau
 - Cakak Sekumbang Kain.
Pada Tahun 2002 silat otar-otar ini mewakili olahraga festival di Jakarta, Biasanya silat ini juga tampil pada acara sebuah perkawinan, ataupun untuk menyambut kedatangan tamu - tamu penting.


4.     LAGU CIK CIK PERIUK

Cik Cik Periuk (atau Cik Cik Periok) adalah lagu daerah, dari daerah Kalimantan Barat asalnya dari Kabupaten Sambas. Lagu ini tidak diketahui siapa penciptanya, namun menurut masyarakat Sambas lagu ini diciptakan oleh orang asli Dayak di Kalimantan Barat. Selain itu, lagu ini sudah ada sejak 150 tahun yang lalu.
Makna Lagu
Lagu Cik Cik Periuk bermakna tentang sindiran dari masyarakat Sambas pada zaman dahulu kepada masyarakat luar yang datang ke daerah Sambas
Cik cik periuk belanga' sumping dari jawe
Kata cik cik bermakna bunyi dari dalam periuk, sedangkan periuk adalah peralatan dapur yang terbuat dari logam atau tanah liat yang digunakan untuk membuat nasi. Kata cik cik tidak boleh ditulis dengan kata penghubung, karena kata ini bukan merupakan kata pengulangan.
Sedangkan, kalimat belanga sumping dari jawa maksudnya adalah sebuah panci yang sudah rusak bagian tepinya yang berasal dariJawa. Makna konotatif dari kalimat ini adalah bahwa semua hal yang berasal dari Jawa itu tidak baik, karena masyarakat yang datang ke daerah Sambas adalah tentara Jawa yang memakai pakaian tentara Hindia Belanda.
Datang nek kecibok bawa' kepiting dua ekok
Kalimat datang nek kecibok bermakna bahwa orang yang datang ke daerah Sambas tidak hanya orang Jawa saja, tetapi orang yang berasal dari Tiongkok juga. Sedangkan, kalimat bawa' kepiting dua ekok bermakna bahwa seekor kepiting memiliki dua buah capit yang tajam yang digunakan untuk membawa dua niat yang berbeda atau memiliki dua strategi yang saling mengapit kanan dan kiri, maksudnya adalah selalu mengadu domba.
Cak cak bur dalam belanga', idong picak gigi rongak
Kalimat cak cak bur dalam belanga' bermakna bahwa semua benda masuk ke dalam panci. Makna konotasi dari kalimat cak cak bur dalam belanga' adalah bahwa semua hal dalam kehidupan sudah sangat sibuk, seperti di dalam panci yang sudah tercampur semua benda. Dikatakan kehidupan sudah sangat sibuk karena kehidupan sekarang sudah banyak orang yang sibuk dengan urusan dunia dan melupakan kehidupan akhirat. Sedangkan, kalimat idong picak gigi rongak bermakna bahwa ada orang yang serba memiliki kekurangan, karena hidungnya pesek dan giginya ompong. Gigi ompong bermakna orang yang jelek.
Sape ketawa' dolok dipancung raje tunggal
Kalimat ini bermakna bahwa siapa yang tertawa ketika melihat orang yang jelek maka akan diberi hukuman berupa pancungan oleh raja tunggal, karena telah menghina ciptaan sang Tuhan. Maksud dari raja tunggal adalah Tuhan

5.     Mas'ud Panji Anom



Artis mm, dikenaljuga Pengeran Mas'ud Panji Anom (Putra Mahkota Kerajaan Sambas). Lahir di Sambas, Kalimantan Barat 3 April 1915, dan merupakan anak kedua pasangan Pangeran Cakra Panji Anom (Sultan Kerajaan Sambas) dan Encik Zakiyah. Setelah selesai dari HIS, ia melanjutkan ke Ambacht School (sekolah teknik) di Batavia (Jakarta). Ia belajar musik dan menyanyi keroncong dalam persembunyiannya di Jawa Barat, dan menjadi juara dalam lomba di Singapura ketika ia terdampar di sana. Suaranya pun kemudian direkam oleh perusahan piringan hitam Cap Ayam di Singapura.
Bersama istrinya ia pun kemudian main film "Elang Darat" di perusahaan Java Industrie Film. Mas'ud bersama Anjas Asmara mendirikan Kaimin Bungke Sidosoyang kegiatan utamanya menghibur serdadu Jepang. Tahun 1943 sandiwara ini namanya berubah menjadi Cahaya Timur (CT), dan tahun 1949 menjadi Pancawama Fifi Yuong (PF). Tahun 1947 bersama dengan teman-temannya membentuk Firma Persatuan Artis Indonesia (Persari). Tahun 1950 diubah menjadi NV Persari dan Mas'ud Panji Anom sebagai direkturnya. Tahun 1950-1955 NV Persari aktif membuat film dengan film pertamanya Sedap Malam. Lebih dari 40 judul film yang dibuat dalam kurun waktu tersebut.
Sekembalinya dari perjalanan di Manila Mas'ud Panji Anom menjadi sutradara. Film yang digarapnya antara lain Gadis Kemayoran (1953), Tamu Agung (1955) dan tahun 1958 Solo di Waktu Malam. Mas'ud pun ikut mendirikan Borobudur Film Coy. Penampilannya terakhir yakni dalam salah satu serial TVRI, Rumah Masa Depandalam episode "Selamat Jalan Mak Wok". Mas'ud dan istrinya, juga anaknya yang pertama Elly Panji merupakan artis dan aktor yang terkenal pada zamannya.

     ( SUMBER: http://www.jakarta.go.id/web/encyclopedia/detail/1861/Masud-Panji-Anom )

Saturday, 10 January 2015

PEN WANGI


Begarok – garok long iya mikerkan ade pr di sekolahan. Ngalehke atas langit-langit rumahnye ade cacak ngaleh kerek ade uwannye agek ngayam belungkor dari sekek karing. Dalam hati long iya “ ngan sapelah aku nak betanyak” lamak – lamak meranong akhernye long iya pun ke tidok an. Bangun daan bangun long iya dah pagi ari jam anam, “ yaAllah lupak aku nak ngerajekan PR” nye long iya, merugaas lah die bangun lansong becacak ke telage pagi mandek, lakak mandek die pun bekamas lansong pagi sekolah. Di sekolahan die nirungan Susi, lakak juak pr long Iya, lonceng sekolah pun bebunyi, tandenye masok sekolah, masoklah wali kalasnye eh long iya daan suah - suahnye ternyate dapat 10, jadi kasal lah gurunye, betanyak guru long iya “ Ya kau niru ngan sape?’, “ daan pak, saye daan niru” long iya mulak dengan gurunye, “oh, mun gaye kau kerajekanlah soal itok” nye gurunye sambel nulis dipapan tulis, soalnye 4 x 4=,  majulah long iya sambil ngarok – garok palak lamak long iya di dapan, daan juak dapat – dapat, kapak pakai itok jari, pakai minjam jari kawannye pun daan juak tejawab, “ yo bise ke daan, jimu kau ngerajekan sorang” nye gurunye “ Aok pak saye niru ngan susi” nye long iya, “ A kau idilah ye usah nak ngakalek guru, mun gaye kau ambek kursi junjong”, jadi nyunjong kursi ageklah long iya, lamak pelajaran akhernye lakak juak, istrahat lah biak ye, di luar ade urang jawe jual – jualan pen, buku, pengapus, pengorek pokoknye gayelah yang di jual urang be jaje. Jadi rami lah biak ngerumuneknye termasok long iya ngan jupri, long iya sih cuman meliat naang barang jak daan beduit, yang bali cuman si jupri, ngan kawan kawan yang laing, lonceng pelajaran jam  ke duak pun bunyi, long iya dengan kawannye masok kekalas, pelajaran ke duak tok e pelajaran agama, lakak pelajaran agama pun balik sekolah. Pendek cerite isoknye agek disekolah pagi – pagi dah ade yang ngalutkan pen yang semari diballi ye ade narkoba, barang jak bau wangi jinye biak yang buat cerite ye intah dari mane ke juak die dapat cerite pen yang wangi ngandong narkoba, padahal daan tau juak biak ye ape artinye narkoba, kedangaran lah cerite narkoba ye ke telinge long iya,  tapi long iya daan juak tau ape narkoba ye, jadi die nanyak biak “ o yak, ape be narkoba ye?” “ narkoba ye nyuroh mabok, muntah jinye kawannye”, “ sukor aku daan bali pen”nye long iya. Hari iye biak buangkanlah semuenye pen yang di balli semari. Gurunye pun datang dalam kalas, waktu guru datang, Ali lansong betanyak ngan gurunye “ pak inyan ke pen yang wangi ade narkobanye” jadi dijalaskanlahnye lah guru ye bahwe pen ye daan be narkoba, bukan agek lah biak betaboran ngambek penye masing – masing yang lakak di buangkannye.
Iye dih gek dolok e, intah dari mane ke ratinye isu narkoba dalam pen e.jadi kite usah cayak agek dengan isu isu yang daan jalas.
Dah doloklah kapak naang aku ngatik daan lalu ngaramek. Like dolok fans pagenye, memangdah ijau mayau hati kitak.
Mudahan yang bace dapat hidayah, lakak mbace itok daan agek mbace cerite long iya selanutnye


Wednesday, 7 January 2015

KITE ADALAH GAJAH SIRKUS ( KITE? , KAU AJAK KALI AKU DAAN)


Suatu hari sekok gajah di kabon binatang beranak, anaknye gajah lah juak yang dikeluarkannye, waktu anak gajah ye be umor duak taon, dengan ijin pemerintah dan pemilik  kabon binatang , seorang pengusaha sirkus mbali anak gajah iye, nak di jadikan gajah sirkus, mulai dari dari iye gajah pun bepisah ngan indoknye ( usah terharu), anak gajah iye di ikat dengan tali tambang atau tali untok ngikat sapi yebe.

Ditampat pelatihan binatan sirkus, anak gajah daan sorang, ade kawannye, ade beruang, harimau , singe dan lain – lain lah binatang sirkus. Hari demi hari anak gajah lewatek dengan tali  di tigeknye, tiap hari anak gajah ye di ajarek nari, maing bola, pokoknye atraksi – atraksi sirkus lah, setiap anak gajah melakukan kesahan anak gajh ye di cambuk dan tali yang di tigeknye ditarik, sampai anak gajah iye kesakitan, suah juak anak gajah iye nak lari tapi daan bise barang jak kanak ikat, setiap nak lari tigeknye sakit kanak tarik tali barang jak maseh kacik juak, jadi dalam hati anak gajah ye die ngomong ” aku memang daan kuat, aku binatang lamah” sampai umor gajah iye 20 tahun udah siap untok di tontonkan ke urang ramai bemaing sirkus. Waktu iye binatang sirkus di tontonkan di kabon binatang, termasoklah anak gajah iye yang kini dah  beumor 20 tao, waktu iye gajah iye meliat gajah – gajah laing daan be ikat tigeknye dan bebas be maing – maing, die pun kasal meliatnye  die ngomong ngan kawannye ” nyaman inyan gajah laing bebas lalu untok maing – maing ”, ” eh usah mimpi dah be kau kan jak daan kuat macam biak laing ” jinye beruang, di suteknye agel lah gajah ” aok ie, aku jak daan kuat macam biak”.
Hari – hari pun dilewatek jadi anak gajah iye melewatek hari – harinye dengan tali di tigek. Sampai die mati pun maseh melakakat tali di tigeknye.

Pembace yang cerie, dan semangat mbace tulisan yang daan jalas ito’

 Sampai datik itok gajah lah binatang paling kuat didunie die bise narik beban tige kali dari badannye, tapi ngape di cerite di atas tali yang hanye sebasar jari tunjok ajak die daan bise meapaseknye, padahal umornye dah tue, iye karene dari kacik die daan bise melapaskan, karene waktu die kacik memang balom kuat, tapi dah tue pun tatap daan telapas karene dalam direknye udah tetanam rase putus asa, cobe mun daan putus asa jangankan tali sebasar tunjok, sebasar kayu 8x8 pun teputuskan die. Karene die dah malas nak nyobe die takut gagal agek. Nah intinye kite usah nak jadi gajah sirkus, mun kite hari ito’ gagal laing waktu kite cobe agek, usah nak nyarah, mungkin balom waktunye kite nak sukses, karene kite diciptakan pasti sukses, tergantong kite agek, maok mencobenye ke daan, atau kite balom nyobe dah takut.
”jadilah pejuang yang pantang menyerah, kesuksesan laher dari kegagalan, hadapek resiku dan tatap semangat, maju terus masyarakat sambas”
Udah lah kapak naang aku ngetik daan juak kanak bace, memang dah ijau bayau hati kitak, Salam sukses untok kite semuenye”

.

Friday, 2 January 2015

Long Iya Gatal - Gatal




Jam diding rumah long iya nunjokan jam 6.55 WIB kisap - kisap mate long iya maklom bangun tidok, paggi lah long iya ke pelantaran untok pungas, lakak pungas long iyan pun pagi ke teres rumahnye, di teres rumah long iya tekajut meliat banyak kawan long iya be seragam sekolah, oh gasaang hari itok long iya sekolah lakak liburan ngambek rapot cawu wulan II. Maklom dah duak minggu libur long iya pun lupak hari itok hari sanen, hari pertame sekolah. Iye dih long iya hari pun lupak kilaang hari minggu pakai baju sekolah die, hari itok hari sekolah lupak die. Dah payah ngomongkan long iya kalak die nangis. Kite lanjut ajak cerirtenye.

Beggaye teingat dengan hari itok sekolah lansonglah die nyarek baju seragam sekolahnye sampai lupak nak mandek, memang dah cerobok dah be, dari pade madek agek kalak telambat, dah kanak ukum, jadi lansong bekamas paggi sekolah, Alhamdulilah juak long iya daan telambat.

Hari tok pelajaran bahasa Indonesia, Pak Matnor wali kalasnye yang masok hari itok e. “ Cobe kitak tulis    pengalaman kitak waktu kitak libur” nye pak matnor, tecangang long iya dangar pak matnor ngomong  “adoh nah aku nak cerite ape?” nye long iya dalam hati sambel garok – garok palak. Waktu mbuat cerite pun dimulai, datik demi detik pindah ke manit pindah ke jam, akhernye pak amat pun ngomong “ Waktu nulis cerite dah lakak, cobe kitak bacekan sorang – sorang cerite yang kitak tulis ” semue siswa dalam kalas tediam dan pak Matnor pun melanjutkan omongannye “ Sape yang maok ndolok cerite” sorang pun sian siswa kalas yang brani mbacekan ceritenye, pak matnor pun ngomong agek “ Mun gaye saye ajak yang nunjok, Yang pertame Susi” majulah susi mbacekan cerite yang ditulisnye susi menceritekan pengalamannye nulongek umaknye kume, dengan lancar, lakak susi mbacekan tulisan ceritenye pak mat nor pun ngomong denga semue siswa “ Kite barek tapok tangan untok susi” semuenye pun tapok tangan, pak matnor melanjutkan omongannye “ Yang keduak adeke yang nak maju”  lamak biak sian juak yang nak maju “ mun gaye saye panggel ajak agek yang ke duak, Ali” Majulah Ali nyeritekan die liburan paggi napel dengan kawannye, lakak ali becerite lonceng istrahat pun buyi jadi pak matnor pun nyuroh biak istrahat jadi cerite nye di bacekan minggu dapan.

Ye lah liat cerite urang kampong e, die liburan, maseh ajak nyeritekan nulongek umakang kume, paggi napel lah, jak sian inyan be libur ,daan libur pun same ajak kegiatannye, daan same ngan urang yang di kota’, liburan paggi ke kampong jumpe ngan nek uwannye, nang kite di kampong nak pagi kemane? Ke udas? “aku liburan magek uwan ku diudas” daan lalu cocok tarzan ke ape nek uwan ye tinggal di utan. Tapi usah sadeh walau kite jarang paggi liburan tapi Insyaalah urang sambas walau dari kampong tatap banyak yang sukses.

Lanjut agek cerite long iya. Lakak istrahat maseh ade pelajaran matematika ngan PMP alias pendidikan moral pancasila, ade gambarnye diatas ye. Lakak pelajaran pmp semuenye sekalas ye balik lah, long iya suke inyan mun namu balik. Sian laing mun balik sekolah long iya maing bahpal atau paggi ke ume napel pirik, tapi hari tok long iya laing kegiatannye, paggi ke kabon kelapak napel burong kallak ( ape yang laing dari kegiatan long iya dari hari laing jak napel juak. supaye galik be ). Jadi paggi lah long iya ke kabon kelapak. Long iya daan paggi sorang tapi die pagi dengan…… paggi ngan sape lah? Die paggi dengan Mat Tenjen, pasti tadek nyangkak paggi ngan jupri, karene jupri damam jadi long iya daan ngajakek jupri.
Pagi napel sampai bahari, jangankan dapat burong kallak dapat taek burong kallak pun daan. Jadi biak be duak ye balik, datang kerumah ade yang laing dari long iya, begarok sana, begarok sini long iya, badannye balat - balat, mun daan tau bentol – bentol.  Jadi be timang lah long iya ngan uwannye, “wan badanku tang gatal – gatal”. “ mane be” nye uwan long iya sambe meliatek badan long iya “ owh, itok kau kanak sambor lah antu kuntilanak” nye uwan long iya.
Dalam hati long iya ngomong “ bile aku jumpe antu” uwan long iya pun melanjutkan omongannye “ be perabun kau tok e, sirek su misnah, padahkan mintak perabun gaye, lakak ye kau suroh pak mok mu kesitok juak” pagi lah long iya nyirek su misnah dukun kampong ngan pak tuaknye. Long iya pun datang dengan urang yang disireknye ye, jadi long iya pun di prabun pakai barak sabut, bawang puteh, mayan dan sigek agek bullu *$#@%*()**  dari pak tuaknye, bulu iye daan boleh disabut, mun uran sambas pasti tau, mun balom tau betanyak ngan urang tue, ye bulu ape ?( usah di jawab di komen atau dimane ie, cukup dalam hati ajak untok bulu ye.)

Lakak di prabun badan long iya pun daan juak ilang gatalnye, dimaenlah logika kite dolok e, tapi jak jarang juak dih kali mantri jak yang ade dukun naang e, daan apelah daripade daan. Tapi kinni dah daan agek kali yang gaye, balat – balat ye jak elergi, bukan kanak sambor antu kuntilanak, ngape juak die nak nyambor kite jak kite daan merasok atau gane, mun merasok atau gane pakai juak disambor. Jadi ilang balat – balat long iya  dalam 2 hari, barang jak elergikan memang ilang sorang mun balat – balat gaye..

Udah lah ending ceritenye gaye ajak. Mun daan ngaliek usah marah ie, tapi saye yaken pasti ngakal.ngakal. ngakal juak mun tau ngan perabun. Like dolok fans pagenye memang ijau bayau hati kitak mun daan.
Komen ngakal – ngakal – ngakal.

Wednesday, 31 December 2014

Edisi Spesial Taon Baru


(sumber foto : newsobservasi.blogspot.com )

Alhamdulilah kalak malam Insyaalah pergantian tahun dari tahun 2014 ke tahun 2015 Masehi, mun jadi lah juak. Mun kalak Nampak anak mate ari berarti kalak malam jadi tahun baruan, tapi mun daan berarti di undor lusak tahun barunye ( ape hubongannye? Jak bukan nantukan awal pause atau Idulfitri, itok jak tahun baru masehi, jadi ye pasti). Jadi saye ucapkan SELAMAT TAHUN BARU.dah sampai stok ajak dolok saye ngatik tentang tahun baru, tapi ngape tang rupe panjang juak di liat tulisannye, ye yang dibawah tok e, bungenye, iseknye yelah Selamat tahun baru.
Dah lah usah lanjutkan ajak mbacenye, jak dah tau intinye. Dah ku padahkan usah bace agek tang maseh maok mbacenye. Aoklah mun gye aku cerite tentang tahun baru. Tapi ingat ie dibace dihayatek bace dengan iseknye. Karene hari itok special, jadi postingannye untok hari itok ade duak igek. Ade diblog ade d fb juak.

Sabut ajak namenye Pandi, pandi tok e biak baro’ lulus SMA se umoran ngan kawan ku ( Sape kawan ku????). lanjut cerite si Pandi, Pandi tanggal 31 Desember tahun sekian. urang hari itok sibuk nyiapkan untok acare kalak malam, ade yang sibuk nyabutek bulu ayam, ade yang sibuk nyarek jagong, ade yang agek nyangek pusok eh salah nyangek ikan pokoknye macam macamlah, macam inyan – inyannye nak tahun baru padahal sek juak be yang istimemanye, malah betambah dakat ngan kematian ade naang, kan umor betambah setaon berarti lebeh dakat agek ngan kematian, walau kite daan tau bile yang pastinye dakat ngan kematian. Ngomong – ngomong Pandi kemane die tok tang daan agek kanak ceritekan, jadi si pandi tok e die sian persiapan ape – ape nak nyambut tahun baru, jangankan nak motong kenalpot motor, nak motong kenalpot krete pun sian, apenye yang nak dipotong?. Barang jak pandi sehari – harinye rajing ngaji – rajing sembahyang juak nurut ape jinye urang tue bahase alusnye die tok masok pengajar.

Dah jam 8 malam lakak ise  si pandi pun kanak singgahek lah si Suden kawannye nak pagi ngan biak beramai – ramai taon baru juak walau sian pesiapan. Waktu die nak bepadah pagi keluar taon baru umaknye saying kan barang umaknye dapat perasat yang daan baik, tapi die tatap pagi ngan kawannye si suden. Sadehlah umak si pandi, baran g pandi daan suah – suahnye melawan gye, intah ape ke juak yang buat pandi melawan e.

Pas jam 00.00 pun tibe, lakak meliat Kambang api pandi pun ikut pawai. Suke inyan dah be die kanak gonceng suden pawai, lupak die baras mahal.  tibe – tibe kejadian yang daan di sangkak – sangkak pun tejadi, biak beduak tesusok, abis dah darah dimane – mane, kanak selamatkanlah si Suden ngan pandi lah urang kanak bawak ke puskesmas, di puskesmas hanye kanak jaik – jaik plak ngan kakinye, karene biak beduak pingsan jadi kanak bawak ke rumah sakit pakai ambulan, dalam perjalanan pandi sampat sadar, sampat ngomong ngan perawat nyarek umaknye tapi lakak iye pingsan agek, sampai dating kerumah sakit pulang datang  juak nafas si pandi. Dirumah sakit pun maseh ngantri karene banyak juak yang kecelakaan, idi taon baru same ngan panen pasien di UGD RS. Tapi ye bukan prestasi mun UGD RS Panoh malah ye jahat naang, aok mun toko panoh iye prestasi, lamak ngantri gileran si suden ngan pandi pun diprikse, perikse si Pandi, die maseh benafas, perikse agek si suden, dokter pun ngelek, suden pun dinyatekan meninggal.
Pandi pun di bawak ke ruang oprasi karene die harus capat di operasi, karene ade pendarahan di palaknye, waktu pandi kanak bawak ke ruang operasi umaknye ngan ayahnye datang dan pandi pun sampat tesadar sambil migan tangan umaknye dan ngomong mintak maaf ngan umaknye, lakak ngomong mintak maaf pandi pun pingsan agek, keluarge kawan pandi pun semuenye datang nungguek dapan ruang oprasi, umak pandi daan beranti – ranti nitikan aek mate.  ayahnye bedo’a, mbace yasen untok keselamatan pandi, operasi lamak sampai 1 jam, keluar lah dokter yang ngoprasi pandi, lansong lah Ayah pandi magek dokter “ Gemane keadaan anak saye dok?”, “ Maaf pak, kamek daan bise nyelamatkan anak bapak” Lalu tetundok sadehlah ayah pandi dan neteskan aek mate.

Dokter pun melanjutkan omongannye “ barok nak itok kamek ngalamek kejadian yang sangat luar biase itok pak” ayah pandi pun tekajut, heran lanjutkannye agek dokter menjalaskan “ bahwe selamak itok kamek diruang operasi daan suah makai pewangi ruangan tapi lakak anak bapak meninggal ruangan operasi kamek jadi wangi dan semunye kamek tekajut, kamek carek - carek sumber wangi iye dari mane, ternyate wanginye dari anak bapak.

Daan lamak ayah pandi pun tediam dan bulunye pun ngeranjang ( merinding , usah nak miker macam – macam) becampor sadeh menyadarek bahwe wangi iye berasal dari anaknye, aek mate ayah pandi pun beranti, beganti dengan keharuan dan kebahagiaan. Betanyak agek dokter “ maaf pak, mungkin sehari – hari anak bapak tok e anak yang soleh, yang malar dangarkan omongan urang tuenye kamek semunye yang nyaksikan pun heran ngape tang bise gaye?” tibe –tibe brangkar dari ruang operasi pun dikeluarkan yang diatasnye ade jenazah pandi, tibe – tibe jenazah pandi pun ngomong “ itok semunye karene MOLTO ULTRA, wanginye tahan lamak walaupun udah behari hari “ pandi sambil ngeluarkan sacetan molto ultra dari kocekan dan die pun ngomong, ooooo pembace usah nak serius galak bacenye, sambil kayang agek die ngomong gaye.

Intinye dari cerite iye usah terlalu suke, ingat hari isok maseh ade usah sampai belabeh – labeh merayekan tahun baru ye boleh ngucapkan selamat tahun baru, atau bakar – bakar ayam, tapi usah nak belabehan gilak. Tahun baru harusnye kite intropeksi direk kite. Jadi lebih baik agek dari tahun sebalomnye. Ingat insanak kite maseh ade yang berduka sampai hari itok, kite berbela sungkawa untok insanak kite yang agek kehilangan keluargenye yang dibawak pesawat air asia, ade agek musibah rumah kebakaran. Pokoknye intinyi lakukan hal yang wajar ajak, usah nak mabok ape nang andak. Oke…


Udahlah kapak aku ngetik daan juak kitak hayatek memang ijau bayau hati kitak. Like fans pagenye ie.

Saturday, 27 December 2014

Long Iya Ngan Jupri Buat Rakit

Bekapak, begaboh, matak madek dalam parik sampai mate merah

“Hari libur lamak Inyan tok be, bosan rasenye”  jinye long iya ngomong ngan jupri, “Aok dih bosan rasenye dirumah”. Sadap – sadap biak ngomong tibe – tibe datang nek uwan long iya dari ume,
Uwan :  “yo ya, batah juak kau dirumah, biasenye daan suah jajak juak burikmu dilantai adekan dah bedasut”.
Long Iya : “ uwan tok e, aku dirumah pun ditanyakan, biasenye aku maing dikrepek juak”
Uwan :  “ bukan gaye jak endah be kau jam segetok dah dirumah”
Long Iya :  “Aoklah wan, aku maing dolok”
lalu long iya ngan jupripun pagi maing, hari tok agek daan maing bahpal, barang jak agek daan musim bahpal, kebatolan di kampong agek banjer jadi aek dalam parik ye banyak, ade beberape rumah ditampat randah ye pun teganang juak lah aek, jadi long iya ngan jupri mbuat rakit pakai gedabong pisang, biak beduak ngambek gedabong pisang di kabon jupri. Pagilah biak beduak ke kabon nabang  batang pisang, carek – carek batang pisang yang agak basar, dah biak tabang daan peduli ade ke, sian ke buahnye, hantam ajak yang panting buat rakit pakai batang pisang, dah tekumpol batang pisang, rakit pun dibuat, pasak kerek kanan dapan belakang, rakit pun dibuat.

Kesah bekapak tolen lah biak beduak ye selamak musem banjer tok e, sampai merah gek mate long iya ngan jupri,  muke pun sampai semorengan, bejanggut - janggut, hari pun dah tangah hari, long iya pun balik dari bekapak kelaparan, ke batolan dirumah, uwannye masak sambal bajak kesukaan long iya sampai balik belungking long iya kesukaan ( spaye dramatis, padahal jak daan segayenye long iya), tapi daan campor ingusnye, dah ati – ati long iya makan, daan macam waktu iye yang macam kesarongan, sampai ingus masok kesambal gorengpun daan melade e, walaupun hari tok long iya makan nambah sampai tige kali tapi die daan macam kesarongan.

Be gaye lakak makan long iya dudok dapan Tipi sambil merokok. Eh salah, long iya kan maseh kacik ye paktuaknye kali yang merokok dapan Tipi ye. Long iya lakak makan guring di tangah lawang, ngangaikan badan lakak makan macam sawak e ( jamoran kali).  Eh tibe-tibe long iya tekalap, barok suah kali long iya tidok tangah ari, biase jak lakak makan dah bedasut maing, daan batah inyan dahbe die dirumah. Tapi tok tidok juak die tangah ari, begaye bangun jam duak tekajut long iya sangkaknye die tebangun malam, bukan agek rase rugi iyan die tekalap sampai jam duak, ape agek di tamun-neknye Si Jupri agek sadap – sadap bekayoh dirakit buatannye beduak tadek e, “Jup, numpang” Jinye long iya ngeraokek Jupri. “Aok” bekayohlah jupri ndakatek long iya, jadi biak beduak ye be kayoh – bekayoh kesadapan, agek sadap –sadap bekayoh, datang ning bolok pak Dusun bawak parang, Meliat ning bolok bawak parang senyapat biak beduak bekayoh ke tapi, rakitnye pun ditinggalkannye. Datang ning bolok ke rakit biak nyancang rakitnye, barang jak daan boleh buat rakit pakai kedabong karene kalak bagas rakinye ngapatek parik, ape agek sangkut di gratak dah mangkin kapat parik, makin lamak lah banjer dikampongnye. Meliat kejadian ye sadeh lah  biak beduak ye, tapi daan nangis kasian biak beduak dah kapak – kapak buat rakit, lalu kanak cancang udek. Daan ape – ape iye demi kebaikan besame, jadi usah nak buat  kapat parik, kalak mangkin banjer, same – same kite jage lingkungan kite.

Pendek cerite long iya pun balik kerumah, datang kerumah long iya kanak suroh bali gule paser lah uwannye.
Uwan : “ Yo ya bali gule paser dih” Uwan long iya sambil ngunjokan duit Rp 2.000
Long Iya : “ Tok wan” sambil ngambek duit dari uwannye
Uwan : “Bali gule sekilo ie, ragenye Rp.1.700
Long iya : “Aoklah wan, sunsongannye ku ambek wan ie, tok bali guyum Hack”
Uwan : “Aoklah”
Pagilah long iya kerumah jang kambing mbali gule, lakak ye balik long iya gelek – gelek mbarekan duit Rp.1.700,- ke uannye
Uwan : “Yo ya mane dih gulenye”
Long Iya : “ Sian wan habis gulenye”
Bukan agek nek uwan long iya ngerepek, “ Upahang dah kau ambek, gulenye sian bukan agek kau tok ya e. pokoknya macam-macamlah uwan long iya ngerepek, iye dih long iya mun daan mbuat urang ngerepek bukan long iya namenye.

“Memang da hijau mayau hati kitak. Udah, lah ape juak yang ku tulis tok be, maaf inyan mun daan ngaliek, soalnya agek daan konsen, tapi Like dolok fans pagenye ie.

 Komen lah ngakal.ngakal.ngakal…..


                                                        ( Sumber foto : kalbar.online.com)

Wednesday, 24 December 2014

Sepatu Dari Umak

( Sumber Foto : http://statis.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2013/09/kartun-anak-cium-tangan-ibu.jpg)
 

" Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali, bgai sang surya menyinari dunia " yeh nyanyi agek aku, yelah panggalan salah satu lagu yang dibuat untok umak, umak daan suah kapak mbarek kite kasih sayang sampai hari itok, biar gemane pun die tatap sayang walau pun die nak ngerepek tapi jak anggan gaye naang ye be, ade juak pribahasa, sorang umak bise ngurus sepuloh anak tapi sepuloh anak balom tantu bise ngurus sorang umak. Usah sadeh bacenye, ye pun melebek. Dah lah cukup sampai sitok ajak dolok pembukaannye.

Getok ceritenye, sabut ajak namenye Umar, Umar tok e rase nak bancik ngan umaknye karene die merase supan, karene umaknye milikek mate hanye sebalah, sebalahnye cacat gare – gare kanak cucok kayu, Umar merase supan ngan kawannye, tiap hari kanak olokan kawannye disekolahan, umak umar hanye petani biase yang sian tanah sorang jadi die hanye bagi sewe ngan tetanggaknye, rumah pun maseh numpang ditanah urang, Suatu hari umak umar datang kesekolahan karene di panggel guru, umar udah duak semester daan bayar duit sekolah, Hari iye umar supan inyan, karene ketauan lah kawannye, umak umar matenye cacat sebalah, bukan agek kawan umar ngolokannye, “ Mar, Umak mu butak sebalah ke?” macam – macam kate yelah kawan – kawan umar ngolokannye.
Umar merase sadeh, sakit hati, die rase daan nak sekolah agek bahkan die rase daan maok nak telaher didunie itok, Umar ngomong dengan umaknye “ Ngape umak tang  datang  kesekolahan, tang daan nyuroh pakcik ajak yang  datang , aku supan mak, biak olokan” umak umar sepatah kate pun daan jawab, tapi umar merase baik juak udah madahkan ape yang dialameknye selamak itok dengan umaknye. Mungkin karene die merase umaknye daan meraheknye udah ngomong gaye ngan umaknye, tapi umar daan be fiker die udah melukaek hati umaknye yang udah mbasarkan die.
Suautu hari umak Umar ngajakek umar kepasar, “ Gonceng umak kepasar nong”, “ Eh Umak ajak sorang be”, nye umar nyautek umaknye. “Umak daan tau bemotor nong” maseh dengan nada lamah lambut umak umar ngomongeknye, di jawabnye agek lah umar dengan nada agak tinggi “ Kapak aku mak”. Lalu umaknye pagi lah sorang kepasar pakai gerete, maklom anaknye daan maok lalu ngonceng umaknye kepasar padahal bise juak kandaknye minjam ngan pak tuak umar motor, tapi umar daan maok, terpakselah umaknye begrete walau agak jauh kire – kire 8 Km lah jaraknye, sadang juak umaknye be grete pulang balik, pendek cerite umak umar pun datang kerumahnye balik dari pasar tadek e. umaknye bawak bungkusan.

“Nong o nong”, Umar jawab dengan nada tinggi “ ape be mak tang keraok – keraok”. “Sitoklah, cobe liat ape yang umak bawak tok e”. lansong magek lah umar ye ke umaknye, gasaang umar kanak balikan sepatu lah umaknye barang sepatu Umar dah burok kebatolan juak iye sebagai kado ulang tahun umar, karene hari itok umar ulang tahun, yo te singgut – singgut umar menangis, biar gemane pun umak ye tatap daan suah lupak ngan umar , tanpe kite sadarek. Umak daan suah kapak mbarek kite kasih sayangnye, walaupun kite tiap hari melawan die tatap ajak daan suah naroh sakit hati sampai lamak untokan darah dagingnye.

Jadi Pembace cerite sambas yang cantek- cantek dan ganteng – ganteng
Mari kite sayangek umak kite, mintak maaflah selamak die maseh hidup, mun die dah sian agek, do’akanlah die. Karene kite udah mbabanek die selamak hidupnye, walaupun kite udah bekeluarge, kite daan mungkin nak lapas dari nyusahek die, waktu melaherkan anak kite, sape yang malar ngawanek mun bukan umak.
Udah lah usah panjang lebar aku ngomong daan juak kanak dangar daan juak kanak like. Memang hijau mayau hati kitak. I Love You Mom